Tuesday, June 2, 2026
spot_img
HomeBALISinergi Kunci Ekonomi Bali Tangguh dan Inklusif

Sekda Dewa Indra Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025

Sinergi Kunci Ekonomi Bali Tangguh dan Inklusif

Denpasar, warnaberita.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 yang diselenggarakan di Sanur, Selasa (2/12).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Bali menegaskan sinergi seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam memperkuat perekonomian Bali agar tetap tangguh, mandiri, dan inklusif di tengah dinamika serta tantangan ekonomi global maupun regional.

Sekda Bali menyampaikan pembangunan ekonomi Bali harus mengedepankan daya tahan dalam menghadapi berbagai guncangan, sekaligus memiliki kemampuan untuk tumbuh berkelanjutan dengan mengoptimalkan kekuatan dan sumber daya daerah. Pertumbuhan ekonomi, menurutnya, tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor.

Ia menekankan pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditargetkan tinggi, tetapi juga harus berkualitas, berdaya tahan, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat. Penguatan struktur perekonomian daerah menjadi penting mengingat perekonomian Bali yang masih didominasi sektor pariwisata memiliki kerentanan terhadap faktor keamanan, ancaman penyakit, serta bencana alam.

Baca Juga  PHRI Catat Okupansi Hotel Turun di Tengah Kunjungan Wisatawan Tinggi

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali terus mendorong pengembangan pariwisata yang inklusif serta diversifikasi sektor ekonomi di luar pariwisata.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, R. Erwin Soeriadimadja, menyampaikan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia merupakan rangkaian kegiatan tahunan Bank Indonesia yang juga dilaksanakan secara nasional sebagai wadah strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi kebijakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berdaya tahan.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan.” Tema tersebut menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, mendukung hilirisasi dan industrialisasi, memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas pembiayaan serta pendalaman pasar keuangan, dan mempercepat transformasi ekonomi.

Disampaikan pula perekonomian Indonesia pada tahun 2025 diproyeksikan tetap tumbuh cukup tinggi meskipun masih dihadapkan pada tantangan global, antara lain perlambatan ekonomi dunia, kebijakan proteksionisme AS, tingkat suku bunga negara maju yang tinggi, meningkatnya risiko sistem keuangan global, serta perkembangan aset kripto dan stablecoin.

Baca Juga  Menteri AHY Siapkan Solusi Permanen dan Berkelanjutan

Untuk daerah, perekonomian Bali diperkirakan tetap kuat dengan pariwisata sebagai motor utama pertumbuhan yang didukung sektor pertanian, ekonomi kreatif, dan investasi. Inflasi Bali juga diproyeksikan tetap terjaga sebagai hasil sinergi yang semakin solid antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Namun demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, di antaranya percepatan pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, serta penguatan sektor unggulan di luar pariwisata seperti pertanian. Demikian halnya dengan isu alih fungsi lahan yang menjadi perhatian bersama karena berpotensi memengaruhi ketahanan pangan dan keberlanjutan pariwisata Bali.

Kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 di Bali turut dihadiri oleh pimpinan instansi vertikal di Provinsi Bali, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta perwakilan bupati dan wali kota se-Bali. Dalam rangkaian acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan penghargaan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali kepada mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, penerima apresiasi Pasar Rakyat Go Digital, serta penyerahan kajian carrying capacity Provinsi Bali yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali.

Baca Juga  Disnaker Gianyar Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Packaging Ramah Lingkungan

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai wujud penguatan sinergi dan kebersamaan antarpemangku kepentingan.

Melalui sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan perekonomian Bali dapat terus tumbuh secara tangguh, mandiri, inklusif, dan berdaya tahan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bali. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru