Thursday, May 28, 2026
HomeBALIBadungPosko Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Ngurah Rai Resmi Dibuka, Siap Layani...

Posko Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Ngurah Rai Resmi Dibuka, Siap Layani 1,1 Juta Penumpang

Badung, warnaberita.com – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali resmi membuka Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 2026/1447 H pada Jumat (13/3/26). Posko yang berlokasi di area publik terminal kedatangan domestik tersebut akan beroperasi selama 18 hari hingga 30 Maret 2026.

Pembukaan posko ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran operasional bandara selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran. Selain memantau pergerakan penumpang dan pesawat, posko juga berfungsi sebagai pusat koordinasi lintas instansi dalam menjaga standar layanan di bandara tersibuk di Bali tersebut.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati mengatakan, posko tersebut difungsikan untuk memastikan kesiapan fasilitas serta kelancaran operasional penerbangan selama periode angkutan Lebaran.

“Untuk itu, dalam mendukung kelancaran arus Angkutan Lebaran tahun ini, dimulai pada hari ini hingga 30 Maret mendatang, Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran akan mulai dioperasikan. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam pengawasan opesional Bandara I Gusti Ngurah Rai selama 18 hari ke depan,” ucap Nugroho Jati.

Baca Juga  Mudik Lebaran 1447 H, 6.859 Masjid se-Indonesia Disiapkan untuk Pemudik

Manajemen bandara memproyeksikan lonjakan pergerakan penumpang yang cukup signifikan selama periode tersebut. Bandara diperkirakan akan melayani hingga 1,1 juta penumpang dengan total 6.742 pergerakan pesawat udara.

Puncak arus penumpang sebelum Lebaran diprediksi terjadi pada Rabu (18/3) atau H-3 dengan sekitar 71 ribu penumpang. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada Sabtu (28/3) atau H+6 Lebaran dengan jumlah sekitar 73 ribu penumpang.

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, maskapai juga telah mengajukan tambahan penerbangan. Hingga saat ini terdapat 401 pengajuan extra flight, yang terdiri dari 390 penerbangan domestik dan 11 penerbangan internasional. Penambahan ini menyediakan sekitar 72.076 kursi untuk rute domestik serta 2.552 kursi untuk rute internasional.

Baca Juga  Belasan Penerbangan Baru Dibuka Sepanjang Januari-Oktober 2025

“Pada pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026 ini, terdapat beberapa hal yang menjadi atensi kami, di antaranya terkait dengan potensi lonjakan trafik dan pergerakan penumpang, cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta potensi kepadatan lalu lintas di sekitar bandara. Berbagai langkah-langkah mitigasi serta alur komunikasi antar instansi telah kami jalankan guna mengantisipasi dampak terhadap jadwal penerbangan,” ujar Nugroho Jati.

Ia juga mengimbau calon penumpang untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju bandara agar tiba lebih awal, terutama saat periode puncak pergerakan penumpang.

“Kami juga mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara yang akan berangkat melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk memperhitungkan waktu perjalanannya agar tiba di bandara lebih awal untuk menghindari kepadatan di area-area sekitar bandara,” lanjutnya.

Selain posko monitoring, pihak bandara juga menyiagakan Posko Lalu Lintas Lebaran 2026 di Pos Simpang AirNav. Posko ini melibatkan personel dari Polres Bandara, TNI AU, Dinas Perhubungan, Pecalang, serta InJourney Airports untuk membantu mengurai potensi kepadatan kendaraan di jalan akses bandara.

Baca Juga  Bupati Kembang Apresiasi Toleransi Warga Jembrana

Secara keseluruhan, sebanyak 2.598 personel gabungan disiagakan selama periode posko angkutan Lebaran. Mereka berasal dari berbagai instansi seperti Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Polres Bandara, TNI AU, AirNav, BASARNAS, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, maskapai penerbangan hingga petugas ground handling.

Menariknya, periode angkutan Lebaran tahun ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi. Pada hari tersebut, operasional bandara akan dihentikan sementara mulai Kamis (19/3) pukul 06.00 WITA hingga Jumat (20/3) pukul 06.00 WITA.

Meski demikian, bandara tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi penerbangan darurat seperti evakuasi medis maupun kondisi darurat lainnya.

“Kami turut mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk memastikan kembali jadwal keberangkatan maupun kedatangannya di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada periode jelang Hari Raya Nyepi,” pungkasnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru