Saturday, May 9, 2026
HomeBALIBulelengBulfest 2025 Bertema Topeng Leluhur

Bulfest 2025 Bertema Topeng Leluhur

Buleleng, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai mematangkan berbagai persiapan untuk pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2025 yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang. Festival tahunan ini akan mengusung tema besar The Mask of Buleleng (Topeng Leluhur, Jiwa Buleleng), yang menyoroti kekayaan budaya lokal melalui simbol topeng sebagai warisan leluhur.

Langkah awal persiapan ini ditandai dengan rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna serta Sekda Buleleng Gede Suyasa, bertempat di Ruang Rapat Lobby Kantor Bupati Buleleng pada Senin (7/7).

Dalam rapat tersebut, Bupati Sutjidra menekankan pentingnya penyusunan konsep acara yang matang dan mampu menarik minat masyarakat luas. Ia menyebut bahwa festival ini bukan hanya sekadar ajang hiburan semata, namun juga sarana untuk mempromosikan kekayaan budaya dan potensi lokal Buleleng.

Baca Juga  Gubernur Koster Tegaskan Hadirnya Layanan Informasi Berkualitas dan Berkeadilan

“Buleleng Festival bukan hanya ajang hiburan, tapi juga ruang ekspresi budaya dan promosi potensi lokal Buleleng. Semuanya harus dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari seni tradisional, modern dan populer agar gaungnya bisa lebih luas,” tegas Bupati Sutjidra.

Bulfest 2025 direncanakan berlangsung dari 18 hingga 23 Agustus 2025, dengan rangkaian acara yang mencakup pertunjukan seni tradisional khas Buleleng, serta hiburan modern dan populer yang dikemas secara menarik. Penataan layout panggung dan area acara pun dirancang lebih representatif untuk mendukung kelancaran seluruh kegiatan.

Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses bagi pengunjung, Pemkab Buleleng merencanakan pencarteran 60 unit bemo dan dokar yang akan dioperasikan secara gratis selama festival berlangsung. Moda transportasi ini akan melayani rute dari titik-titik strategis Kota Singaraja menuju lokasi utama festival yang akan dipusatkan di Tugu Singa Ambara Raja, titik nol Kota Singaraja.

Baca Juga  Monumen Tri Yuda Sakti Jadi Pusat Kendali Bencana Nataru di Buleleng

“Langkah ini tidak hanya untuk kenyamanan pengunjung, tetapi juga menjadi bentuk pemberdayaan bagi para kusir dokar dan sopir bemo lokal agar mereka turut merasakan manfaat dari perputaran ekonomi selama Bulfest berlangsung,” jelas Bupati Sutjidra.

Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD diberikan tanggung jawab untuk menyusun rencana teknis dan kebutuhan pendukung. Selain panggung utama di Tugu Singa Ambara Raja, beberapa panggung pendukung juga akan disiapkan di Puri Kanginan, Sasana Budaya, Laksmi Graha, serta Ruang Terbuka Hijau Rumah Jabatan Bupati Buleleng.

Dengan tema yang kuat dan persiapan yang matang, Bulfest 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya, menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, serta mengangkat pariwisata Buleleng ke tingkat yang lebih tinggi.(*)

Baca Juga  Disbud Buleleng Genjot Sosialisasi Warisan Budaya Tak Benda
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru