Friday, June 12, 2026
HomeBALIBulelengRSUD Buleleng Hadirkan Layanan Cuci Darah di ICU

RSUD Buleleng Hadirkan Layanan Cuci Darah di ICU

Buleleng, warnaberita.com – RSUD Kabupaten Buleleng kini mengambil langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dengan menghadirkan fasilitas Hemodialisa (cuci darah) langsung di ruang ICU (Intensive Care Unit). Inovasi ini ditujukan khusus bagi pasien dalam kondisi kritis, terutama yang menggunakan ventilator atau memiliki kondisi yang tidak memungkinkan untuk dipindahkan.

Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD, pada Rabu (09/7), menjelaskan bahwa kehadiran layanan cuci darah di ruang ICU menjawab tantangan besar yang selama ini dihadapi tenaga medis dalam menangani pasien gagal ginjal yang membutuhkan perawatan intensif.

“Setelah tersedia layanan Hemodialisa di ruang ICU, pasien yang menggunakan ventilator atau dalam kondisi tidak stabil tidak perlu lagi dipindahkan ke ruang cuci darah umum. Ini sangat penting untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul selama proses pemindahan,” ujar dr. Arya.

Baca Juga  Sekda Buleleng Ingatkan ASN Hati-Hati Gunakan Media Sosial

Sebelumnya, pasien yang menjalani cuci darah sambil menggunakan ventilator harus dipindahkan secara manual dari ICU ke ruang Hemodialisa, dengan ventilator diganti ke mode manual selama 3 hingga 4 jam. Proses ini bukan hanya membebani tim medis, tetapi juga memperbesar risiko terhadap pasien. Kini, dengan hadirnya mesin cuci darah yang terintegrasi di ruang intensif, seluruh proses menjadi lebih cepat, aman, dan menyesuaikan dengan kondisi klinis masing-masing pasien.

Fasilitas baru ini resmi beroperasi sejak Juli 2025 dan berlokasi di RSUD Buleleng, Jalan Ngurah Rai No. 30, Singaraja. Inisiatif ini menjadi harapan baru bagi pasien gagal ginjal yang berada dalam kondisi kritis, memberikan peluang pemulihan yang lebih tinggi melalui layanan yang tepat guna.

Baca Juga  Bupati Sutjidra Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Kompak

“Tentunya kami menggunakan SOP yang dimana memiliki sirkuit lengkap, termasuk sistem pembuangan limbah medis dan instalasi khusus untuk penyediaan air bersih yang digunakan dalam proses cuci darah. Setelah adanya layanan ini, kami berharap mampu memberikan harapan sembuh yang lebih besar kepada pasien, selain itu, secara reguler kami juga melayani pasien sebanyak 50-60 pasien setiap harinya dari jumlah 270 pasien yang terdaftar di hemodialisa,” ungkap dr. Arya.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit juga menargetkan penguatan fasilitas diagnostik ke depan, termasuk rencana pengadaan alat MRI (Magnetic Resonance Imaging) agar masyarakat Buleleng tidak perlu lagi bepergian jauh ke Denpasar untuk pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga  Akhirnya, Badung Isi Pejabat di RSUD Giri Asih dan RSUD Suwiti

Langkah ini mencerminkan komitmen RSUD Buleleng dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan terjangkau untuk seluruh masyarakat. RSUD Buleleng terus berbenah agar menjadi rumah sakit rujukan yang mampu menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, terutama dalam situasi darurat dan kasus berat yang memerlukan penanganan khusus.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru