Badung, warnaberita.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I.B. Surya Suamba menghadiri kegiatan Penyerahan Perwalian Hak Anak, Uang Pengganti Tindak Pidana Korupsi, dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kejaksaan Negeri Badung dengan Universitas Pendidikan Ganesha.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kejari Badung, Rabu (30/7/25), dan dihadiri berbagai pihak, termasuk Kepala Kejati Bali Ketut Sumedana, Wakil Kejati Bali, Ketua Pengadilan Denpasar, Dandim 1611 Badung, Wakapolres Badung, Ketua Komisi II DPRD Badung, dan sejumlah perwakilan instansi vertikal lainnya.
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda Surya Suamba mewakili Bupati Badung, Pemerintah Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kejari Badung dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam memberantas tindak kejahatan, termasuk korupsi, serta pendampingan aktif terhadap pembangunan di wilayah Badung.
“Saya patut berbangga karena Kejari Badung sudah menyerahkan perwalian hak anak. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi hak anak, khususnya anak yatim piatu yang merupakan aset bangsa,” ujar Sekda Surya Suamba.
Ia juga menyoroti persoalan strategis terkait ketersediaan air bersih. Kasus pencurian air milik PDAM Tirta Mangutama menjadi perhatian serius, dan Kejari Badung telah merespons dengan cepat dan tegas. Pemerintah pun menyampaikan terima kasih atas pengembalian uang pengganti dari tindak pidana korupsi senilai Rp280 juta akibat pencurian air tersebut.
“Ini langkah penting dalam memulihkan kerugian negara dan masyarakat,” tegasnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Sutrisno Margi Utomo, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kejari Badung melaksanakan sejumlah kegiatan penting seperti penyerahan hak perwalian anak yatim piatu, penghargaan kepada SMK PGRI II Badung, serta MoU dengan Undiksha.
“Kajari Badung merupakan kejaksaan pertama di Indonesia yang menyerahkan hak perwalian anak yatim piatu. Tahun ini, tiga anak akan diserahkan kepada Yayasan Sahabat Anak Bali. Ke depan, kami masih punya banyak tugas agar hak anak-anak ini terpenuhi,” ungkapnya.
Sutrisno juga menekankan bahwa Kejaksaan Negeri Badung terus berinovasi lewat program yang berpihak pada masyarakat, salah satunya lewat kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat hukum.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Kejati Bali atas dukungan dan motivasinya dalam meningkatkan kualitas SDM di Kejari Badung,” tutupnya.(*)
