Friday, January 16, 2026
HomeGAYA HIDUPKesehatanLebih dari 20 Juta Warga Sudah Ikuti CKG

Lebih dari 20 Juta Warga Sudah Ikuti CKG

Jakarta, warnaberita.com – Hingga 22 Agustus 2025, jumlah peserta yang sudah mendapatkan layanan kesehatan kumulatif cek kesehatan gratis (CKG) umum dan sekolah melampaui 20 juta orang.

Dikutip dari website resmi kemkes.go.id, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyebut capaian ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis. 

“Partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran semakin besar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, baik untuk pencegahan maupun deteksi dini,” kata Aji di Jakarta, belum lama ini.

CKG telah dilakukan di 38 provinsi, 510 kabupaten/kota, dan 10.132 Puskesmas.

Baca Juga  Menteri ESDM Sebut Aliran Listrik di Aceh Sudah Dipulihkan 90 Persen

Layanan diberikan di fasilitas kesehatan, sekolah, dan komunitas. Pada kategori umum/reguler, tercatat 19.402.547 orang telah dilayani; sedangkan CKG Sekolah melayani 682.602 peserta didik, yang terdiri atas kelompok SD 496.020 murid, SMP 124.022 murid, SMA 70.950 murid dan lainnya 1.610 murid.

Secara rata-rata, saat ini CKG telah diikuti sekitar 340.000 orang per harinya.

Selain cakupan luas, temuan awal CKG juga memberikan gambaran penting mengenai masalah kesehatan masyarakat di berbagai kelompok usia.

Untuk bayi baru lahir, kelainan saluran empedu (19,3%), berat lahir rendah (6,1%), dan penyakit jantung bawaan kritis (5,9%).

Baca Juga  Percepat Pendirian KDMP di Desa Wisata, Kemenkop-Kemenpar Perkuat Kolaborasi

Balita dan anak prasekolah, gigi-karies (31%), anemia pada anak usia 2 tahun (9,2%), dan stunting (5,6%).
Dewasa, aktivitas fisik kurang (95,9%), gigi-karies (43,3%), dan obesitas sentral (34,9%). Lansia, aktivitas fisik kurang (96,6%), gigi-karies (60,8%), dan hipertensi (40,9%).

Menurut Aji, temuan tersebut menegaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci untuk mencegah masalah kesehatan menjadi lebih berat dan membebani masyarakat maupun negara. 

“Dengan CKG, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, sehingga langkah pencegahan dan intervensi lebih cepat dilakukan,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Aji mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan program CKG di fasilitas layanan kesehatan terdekat dan sekolah. (*)

Baca Juga  Diawali di Sekolah Rakyat, CKG untuk Siswa Dimulai
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru