Badung, warnaberita.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, secara resmi membuka Danur Dara Kenaikan Tingkat Persatuan Pencak Silat Bakti Negara Se-Bali, Jumat (30/1/26). Kegiatan ini digelar di Lapangan Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, dan diikuti pesilat dari berbagai kabupaten/kota di Bali.
Danur Dara Kenaikan Tingkat menjadi momentum penting bagi Persatuan Pencak Silat Bakti Negara dalam mengevaluasi kemampuan para pesilat sekaligus memperkuat proses pembinaan berjenjang. Melalui tahapan ujian yang disiplin dan terukur, kegiatan ini dirancang untuk memastikan setiap pesilat naik tingkat berdasarkan kompetensi teknik, mental, serta pemahaman nilai-nilai luhur pencak silat.
Selain sebagai ajang evaluasi, kegiatan ini juga memiliki peran strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial dari seluruh Bali. Proses pembinaan yang konsisten diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga berkarakter kuat, berdisiplin tinggi, serta menjunjung sportivitas dan etika bela diri.
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pengembangan olahraga tradisional, termasuk pencak silat. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda sekaligus pelestarian budaya bangsa yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pencak silat dinilai memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian generasi muda, karena mengajarkan kedisiplinan, pengendalian diri, rasa hormat, serta semangat kebersamaan. Oleh karena itu, Pemkab Badung terus mendorong sinergi antara perguruan silat, masyarakat, dan pemerintah agar pembinaan atlet berjalan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan kegiatan seperti Danur Dara Kenaikan Tingkat mampu mencetak atlet-atlet pencak silat yang siap mengharumkan nama daerah, tidak hanya di tingkat regional Bali, tetapi juga hingga ke tingkat nasional dan internasional. Keberhasilan pembinaan ini sekaligus mempertegas posisi pencak silat sebagai warisan budaya yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.(*)
