Badung, warnaberita.com – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kabupaten Badung Tahun 2026 resmi berakhir. Sekretaris Daerah Badung IB Surya Suamba mewakili Bupati Badung menutup kegiatan tersebut di Lapangan Mangupraja Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (9/3/26).
Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian kompetisi olahraga dan seni antar pelajar yang berlangsung sejak 2 Maret 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet dan seniman muda di Kabupaten Badung.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana mengatakan seluruh pertandingan telah berlangsung dengan lancar dan menghasilkan para juara dari berbagai jenjang pendidikan.
“Seluruh pertandingan dalam Porsenijar Kabupaten Badung Tahun 2026 baik cabang olahraga maupun seni telah selesai dilaksanakan. Untuk tingkat SMA/SMK, SMA Negeri 1 Kuta Utara kembali mempertahankan prestasinya sebagai juara umum. Sementara di tingkat SMP, juara umum diraih oleh SMP Negeri 1 Abiansemal dan pada jenjang SD diraih oleh Korwil Kecamatan Kuta Utara,” ujarnya.
Dwipayana menjelaskan, keberhasilan SMP Negeri 1 Abiansemal meraih juara umum di tingkat SMP menjadi indikator positif bahwa pembinaan atlet pelajar di Badung semakin berkembang secara merata.
“Juara di tingkat SD dan SMP setiap tahun selalu berubah. Tahun ini SMP Negeri 1 Abiansemal berhasil meraih juara umum tingkat SMP. Ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga pelajar di Badung sudah semakin merata dan tidak hanya berfokus di wilayah selatan seperti Kuta dan Kuta Selatan. Prestasi yang diraih Abiansemal menjadi bukti bahwa pembinaan sudah berjalan baik di seluruh wilayah,” jelasnya.
Usai pelaksanaan Porsenijar, Disdikpora Badung akan melanjutkan proses pembinaan bagi atlet-atlet pelajar yang menunjukkan prestasi terbaik selama kompetisi berlangsung.
“Pembinaan tersebut rencananya akan dilaksanakan setelah Hari Raya Nyepi, sekaligus dilanjutkan dengan proses seleksi untuk menentukan atlet yang akan mewakili Kabupaten Badung pada Porjar Provinsi Bali yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni 2026,” ungkap Dwipayana.
Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan Porsenijar tahun ini masih menghadapi beberapa kendala, terutama keterbatasan venue pertandingan. Kondisi ini membuat sejumlah cabang olahraga harus dipertandingkan sebelum acara pembukaan resmi.
Namun demikian, ke depan pihaknya berencana memaksimalkan pemanfaatan sarana olahraga yang tersedia di tingkat desa untuk mendukung penyelenggaraan Porsenijar yang lebih optimal.
“Sekarang hampir setiap desa sudah memiliki sarana olahraga yang cukup baik. Kedepan kami berharap dapat memanfaatkan venue hingga tingkat desa agar pelaksanaan pertandingan lebih optimal,” pungkasnya.
Dalam cabang olahraga jenjang SMA/SMK, SMA Negeri 1 Kuta Utara keluar sebagai Juara I sekaligus juara umum dengan raihan 58 medali emas, 43 perak, dan 42 perunggu atau total 143 medali. Posisi kedua diraih SMA Negeri 1 Mengwi dengan 32 emas, 46 perak, dan 45 perunggu (123 medali), disusul SMA Negeri 1 Kuta di posisi ketiga dengan 26 emas, 13 perak, dan 26 perunggu.
Pada jenjang SMP, SMP Negeri 1 Abiansemal menjadi juara umum dengan perolehan 22 emas, 17 perak, dan 20 perunggu atau total 59 medali. Sementara SMP Negeri 2 Mengwi berada di posisi kedua dengan 19 emas, 12 perak, dan 31 perunggu, serta SMP Negeri 1 Kuta di posisi ketiga.
Sedangkan pada jenjang SD, Korwil Kecamatan Kuta Utara meraih juara umum dengan total 242 medali, diikuti Korwil Kecamatan Kuta Selatan dengan 212 medali dan Korwil Kecamatan Abiansemal di posisi ketiga dengan 177 medali.
Pada cabang seni, SMA Negeri 1 Kuta Utara menjadi juara umum tingkat SMA/SMK, SMP Negeri 3 Mengwi di tingkat SMP, dan Korwil Kecamatan Abiansemal di jenjang SD.
Ajang Porsenijar ini diharapkan terus menjadi wadah pengembangan potensi pelajar sekaligus memperkuat pembinaan olahraga dan seni di Kabupaten Badung secara berkelanjutan.(*)

