Thursday, April 30, 2026
HomeBERITA TERKININasionalTemukan Alat Pendeteksi Kanker Payudara, Mahasiswa UB Runner Up Kompetisi Internasional

Temukan Alat Pendeteksi Kanker Payudara, Mahasiswa UB Runner Up Kompetisi Internasional

Jakarta, warnaberita.ocm – Empat mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) berhasil menjadi juara kedua (runner up) dalam kompetisi International Student Competition 2026 yang diselenggarakan oleh CEM UPM Malaysia. Adalah Dastino Putra Rendy Lovind, Anggie Fadillah Dwiva, Livy Noer Azizah dan Rifda Alfia Safina yang berhasil menemukan inovasi alat deteksi kanker payudara menggunakan kamera mini bernama Breast Urgency Detection Device with Thermography (BUDDY).

“Ide yang kami usung bernama BUDDY merupakan sistem deteksi dini kanker payudara yang mengutilisasi kamera termal. Sistem ini dapat dijalankan melalui aplikasi di ponsel, dan dapat memberikan hasil secara cepat dalam 5-10 detik,” jelas Dastino, sebagaimana dikutip dari laman kemendiktisaintek.go.id.

Baca Juga  Kampanye Kepala Adem Rambut Kalem, Mustika Ratu Kolaborasi dengan Grab

Pendeteksi dini kanker payudara lahir dari kepekaan Dastino dan tim terhadap cara pemeriksaan kanker seperti SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) dan SADANIS (pemeriksaan payudara klinis) yang ditemukan banyak ketidaknyamanan, termasuk rendahnya pendidikan deteksi mandiri. Oleh karena itu, ia mencoba melakukan pemeriksaan alternatif yang dapat dilakukan sendiri di rumah.
Dastino menjelaskan cara kerja aplikasi ini cukup sederhana, pertama, pengguna diminta mengisi survei, selanjutnya pasien akan difoto menggunakan kamera termal. “Sistem ini dapat dijalankan melalui aplikasi di ponsel, dan dapat memberikan hasil secara cepat dalam 5-10 detik,” jelas Dastino.

Setelah difoto menggunakan kamera termal dengan jarak 60 cm secara horizontal dari payudara, data tersebut akan dikirim ke sistem BUDDY melalui server hosting. Selanjutnya, kecerdasaan buatan (AI) yang telah dibor menggunakan ribuan foto sampel dari DMR, anotasi roboflow, dan AI YOLO v8 akan menunjukkan hasilnya, termasuk lokasi, ukuran, dan jenis stadion kanker payudara. Secara garis besar, aplikasi ini bagian menjadi dua bagian yaitu mata untuk melihat ide adalah kamera termal, lalu otaknya adalah perangkat lunak. Aplikasi ini juga disertai AI yang telah dibor,” papar Dastino.

Baca Juga  Asia Tenggara Bisa Menjadi Episentrum Baru Peradaban Islam Dunia

Di balik kesuksesannya membawa pulang prestasi dari Negeri Jiran, Dastino dan tim sempat kesusahan menutupi biaya registrasi finalis. Meskipun demikian, ia sangat bersyukur, fakultasnya dan timnya memberi bantuan dana meski hanya sebagian dari total. “Agar mahasiswa berani untuk mengikuti lomba international, kami berharap pihak kampus dapat memberikan bantuan lebih banyak khususnya di bagian dana,” kata Dastino.

Alat atau teknologi BUDDY telah didaftarkan Hak Patennya dengan nomer EC00202467457 dengan tanggal pemohonan 18 Juli 2024. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru