Wednesday, June 24, 2026
spot_img
HomeBALIBadungTekankan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Bupati Badung Pimpin Apel Penguatan SE 2026

Tekankan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Badung, warnaberita.com – Langkah besar dimulai dari data yang akurat. Dari Jaba Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, komitmen itu ditegaskan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026, Selasa (23/6/2026).

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel Penguatan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Badung di Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung. Apel ini diikuti Forkopimda Badung, jajaran pejabat Pemkab Badung, Badan Pusat Statistik (BPS) Badung, serta ratusan petugas sensus.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan peran strategis petugas sensus sebagai ujung tombak pengumpulan data ekonomi daerah. Ia menyebut, akurasi data menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di masa mendatang.

Baca Juga  Ditemukan, Saduran Lontar Sutasoma Bertahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

Bupati pun mengingatkan seluruh petugas untuk bekerja dengan integritas tinggi. “Datanglah dengan senyum, bangun kepercayaan dan pulanglah membawa data berkualitas. Jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, daerah dan Negara. Selamat bertugas, berikan yang terbaik untuk masyarakat dan kabupaten badung,” jelas Bupati.

Selain itu, Bupati Adi Arnawa juga mengajak masyarakat Badung untuk berpartisipasi aktif menyukseskan sensus ekonomi. Ia memperkenalkan konsep “TIR” sebagai panduan sederhana bagi warga dalam menerima petugas sensus.

“Kami berpesan kepada masyarakat badung untuk melaksanakan “TIR”. T : Terima petugas sensus ekonomi 2026, I : Isi data dengan benar dan R : Rahasia terjaga. Ingat TIR, mari bersama sukseskan sensus ekonomi 2026,” pesan Bupati.

Baca Juga  Menteri LH Hanif Faisol: Sampah di Bali Jangan Sampai Coreng Pariwisata Indonesia

Sementara itu, Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan bahwa pelaksanaan SE 2026 tidak hanya mencatat aktivitas usaha, tetapi juga mengintegrasikan pemutakhiran data sosial ekonomi keluarga sesuai Instruksi Presiden RI.

Ia mengungkapkan, dari total 146 ribu kepala keluarga (KK) di Badung, masih terdapat sekitar 10 persen atau sekitar 14.700 KK yang belum tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Dari SE2026 ini saatnya petugas mencatat seluruh KK badung sehingga tidak ada yang terlewat di DTSEN. Sisanya sekitar 130 ribu KK tetap akan didatangi untuk memutakhirkan data sosial ekonomi nasionalnya. Sehingga termutakhirkan tingkat kesejahteraannya dari desil satu sampai desil 10. Dari 146 ribu KK di badung, ketika di peringkat nasional, hanya 20,71 % KK Badung yang masuk desil 1-5, termasuk terkecil kedua setelah Denpasar,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati dan Wabup Badung Pimpin Tawur Agung Kesanga

Untuk mendukung pendataan, BPS Badung menurunkan 399 petugas lapangan, 53 petugas pemeriksa/pengawas untuk UMKM, serta 9 petugas untuk usaha besar. Secara nasional, SE 2026 dimulai 15 Juni, namun di Bali pelaksanaan dimajukan sejak 8 Juni hingga 31 Agustus 2026 karena menyesuaikan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Hingga saat ini, progres pendataan di Kabupaten Badung telah mencapai 11,87 persen. “Sampai saat ini progress di badung sudah mencapai 11,87 persen. Mudah-mudahan setelah penguatan komitmen ini progress pendataan kami berjalan lebih lancar sehingga progress lebih meningkat,” tambahnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru