Tabanan, warnaberita.com – Suasana duka menyelimuti Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, setelah sebuah peristiwa tragis merenggut nyawa seorang warga. Di tengah kesedihan tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengajak masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusivitas wilayah.
“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.
Ia menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama Kabupaten Tabanan. Pemerintah daerah, kata dia, hadir tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam situasi duka yang dirasakan masyarakat.
Di tengah situasi yang sensitif, Bupati Sanjaya mengimbau warga agar tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum yang berwenang.
“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban. Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud empati dan dukungan moral kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit akibat kehilangan orang tercinta.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan penuh duka. Bupati Sanjaya berharap solidaritas sosial masyarakat tetap terjaga, serta semangat kebersamaan terus diperkuat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Tabanan untuk menjaga persatuan, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Dengan demikian, suasana kondusif dapat tercipta dan proses hukum berjalan dengan baik.
Melalui sikap bijak dan kebersamaan, diharapkan kehidupan bermasyarakat di Tabanan dapat kembali pulih, harmonis, dan damai seperti sediakala.(*)
