Thursday, September 17, 2026
HomeBALITabananDuta Tabanan Borong 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII, Generasi Muda Buktikan...

Duta Tabanan Borong 18 Prestasi di UDG Bali XXXIII, Generasi Muda Buktikan Budaya Tetap Bertumbuh

Tabanan, warnaberita.com – Bukan sekadar membawa pulang medali, para duta Kabupaten Tabanan menunjukkan bahwa seni, sastra, dan nilai spiritual Bali masih tumbuh kuat di tengah generasi muda. Dalam ajang Utsawa Dharma Gita (UDG) Bali XXXIII Tahun 2026, kontingen Tabanan berhasil mengukir 18 prestasi.

UDG Bali XXXIII berlangsung pada 11–16 September 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar. Mengusung tema “Dharmagita Atmanam Dharma”, ajang ini mempertemukan kontingen dari sembilan kabupaten/kota se-Bali sekaligus menjadi ruang pelestarian bahasa, sastra, seni, dan nilai-nilai spiritual Hindu.

Kontingen Tabanan meraih 2 medali emas, 2 medali perak, 4 medali perunggu, serta penghargaan kategori Harapan yang terdiri atas 6 Harapan I, 5 Harapan II dan 3 Harapan III.

Sejumlah prestasi diraih pada 12 September 2026. Tabanan memperoleh Juara II Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putra, Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Dewasa Putri dan Juara III Membaca Palawakya Dewasa Putri. Prestasi Harapan juga datang dari kategori Membaca Kakawin Remaja Putra, Dharma Wacana Bahasa Bali Remaja Putri, Membaca Sloka Remaja Putri, Membaca Sloka Anak-anak Putra dan Putri, serta Kakawin Remaja Putri dan Dewasa Putri.

Baca Juga  Datangi Langsung Korban, Wabup Dirga Salurkan Bantuan untuk Korban Pengeroyokan di Batunya

Capaian berlanjut pada 13 September. Tabanan meraih Juara I Utsawa Menghafal Sloka Remaja Putra dan Juara I Utsawa Menghafal Sloka Dewasa Putri. Selain itu, Tabanan memperoleh Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putra serta sejumlah penghargaan Harapan pada kategori Palawakya, Kakawin, Sloka, Dharma Wacana Bahasa Inggris dan Dharma Carita.

Pada 14 September, Tabanan kembali menambah koleksi prestasi melalui Juara II Utsawa Membaca Sloka Dewasa Putra dan Juara III Utsawa Nyanyian Keagamaan Hindu. Penghargaan Harapan juga diraih pada kategori Dharma Carita Anak-anak Putra dan Dharma Wiwada.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. saat dikonfirmasi pada Rabu (16/9) sore menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Tabanan. Lebih dari sekadar medali, capaian para duta Tabanan menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dan spiritual masih hidup dan terus berkembang di tengah generasi muda. Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, official dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen,” ujar Dr. I Komang Gede Sanjaya.

Baca Juga  Pembangunan Infrastruktur Badung Tetap Selaras dengan Adat dan Budaya Bali

Menurutnya, penguatan seni dan budaya menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia yang sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

“Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan manusia yang berkarakter, berbudaya dan memiliki jati diri. Prestasi dalam UDG ini menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan kebudayaan harus berjalan bersama dengan pembangunan di bidang lainnya. Kita ingin generasi Tabanan tumbuh unggul, tetap berakar pada nilai budaya dan mampu berkontribusi di tingkat yang lebih luas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I Dewa Putu Mahendra, S.STP., M.M. mengapresiasi kerja keras peserta, pembina dan official.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan official Duta Kabupaten Tabanan. Capaian ini merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan dan kerja keras bersama. Kami juga mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah membantu sehingga kontingen Tabanan dapat tampil dan memberikan hasil terbaik,” kata I Dewa Putu Mahendra.

Baca Juga  Satpol PP Tabanan Hentikan Pembangunan Villa

Ia menegaskan, capaian di tingkat Provinsi Bali menjadi pijakan menuju UDG Tingkat Nasional 2027 di Sulawesi Tengah.

“Setelah pelaksanaan UDG tingkat provinsi ini, kami akan melakukan evaluasi terhadap seluruh peserta, terutama bagi yang berpeluang menjadi duta Bali pada tingkat nasional. Persiapan harus dilakukan lebih matang, baik dari sisi materi, teknik penampilan maupun mental bertanding. Harapannya, pengalaman yang diperoleh di UDG Bali XXXIII menjadi bekal penting untuk tampil maksimal di tingkat nasional,” jelasnya.

UDG Bali XXXIII menjadi momentum bahwa pelestarian kebudayaan dan pembangunan generasi muda dapat berjalan beriringan. Bagi Tabanan, prestasi ini bukan sekadar catatan kompetisi, tetapi bagian dari investasi kebudayaan agar generasi penerus tetap memiliki jati diri sekaligus mampu membawa budaya Bali ke tingkat nasional.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular