Thursday, November 5, 2026
HomeBALIBadungDigelar Selama 13 Hari, 1.925 Seniman Ramaikan Festival Seni dan Budaya XV...

Digelar Selama 13 Hari, 1.925 Seniman Ramaikan Festival Seni dan Budaya XV Badung

Badung, warnaberita.com – Setelah dua tahun vakum menggelar festival seni berskala besar, Pemerintah Kabupaten Badung kembali menghadirkan ruang bagi para seniman untuk menunjukkan kreativitas dan menjaga warisan budaya. Festival Seni dan Budaya XV resmi digelar selama 13 hari, mulai 4 hingga 16 November 2026, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Festival tahun ini diperkirakan melibatkan sekitar 1.925 seniman. Tidak hanya dari Kabupaten Badung, kegiatan tersebut juga menarik partisipasi seniman dari luar Bali, sehingga menjadi ajang pertemuan sekaligus pertukaran kreativitas seni dan budaya antardaerah.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gede Sukadana, mengatakan festival ini menjadi momentum yang telah lama dinantikan para seniman setelah dua tahun tidak ada penyelenggaraan event besar.

Baca Juga  Hari Kopi Sedunia di Petang, Adi Arnawa dan DPRD Siapkan Anggaran 5 Persen untuk Pertanian Badung pada 2027

“Ini merupakan kegiatan yang didasari rasa kangen dari seniman-seniman kita di Kabupaten Badung. Mengingat sudah dua tahun kita vakum tidak melaksanakan event besar dalam upaya menggali dan melestarikan seni budaya melalui festival. Festival yang kita laksanakan sekarang ini merupakan festival ke-15 tahun 2026,” ujar Sukadana, Rabu (04/11/2026).

Menurutnya, festival kali ini juga membuka kesempatan bagi seniman dari berbagai daerah untuk terlibat. Peserta dari Bandung, Sumatera, hingga DKI Jakarta turut ambil bagian, termasuk dalam Lomba Bapang Barong kategori umum.

“Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut diharapkan dapat memperluas ruang interaksi sekaligus memperkaya keberagaman seni dan budaya yang ditampilkan,” katanya.

Baca Juga  Bupati Badung Tinjau Kesiapan Duta PKB 2026, Tekankan Detail Panggung dan Stamina

Sejumlah kesenian tradisional akan mewarnai festival, mulai dari Lomba Tari Telek Bebadungan, Parade Gong Kebyar Anak-anak, Gong Kebyar Dewasa, Gong Kebyar Wanita, hingga Lomba Bapang Barong.

Lomba Baleganjur juga menjadi salah satu agenda unggulan. Panitia membagi perlombaan ini ke dalam tiga kategori, yakni anak-anak, remaja, dan umum.

“Secara keseluruhan, kegiatan ini diperkirakan melibatkan sekitar 1.925 seniman dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah,” imbuh Sukadana.

Sukadana mengapresiasi dukungan Bupati Badung, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta DPRD Badung dalam penyelenggaraan festival tersebut. Ia menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan dan perlombaan, tetapi juga upaya menjaga keberlanjutan seni budaya daerah.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Lantik 234 Pejabat Pemkab Badung

“Festival Seni dan Budaya ini merupakan bentuk nyata komitmen kita dalam mempertanggungjawabkan warisan para leluhur. Kita harus konsisten menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan tersebut. Ini juga menjadi bentuk tanggung jawab kita kepada generasi penerus agar budaya yang kita miliki saat ini dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkas Sukadana.

Melalui festival ini, Pemkab Badung berharap seni tradisional tetap tumbuh, mendapat ruang apresiasi, serta terus diwariskan kepada generasi muda.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular