Monday, April 27, 2026
HomeBALIBulelengAkhirnya Diaspal, Jalan Padang Keling Buleleng Akhiri Penantian 35 Tahun

Akhirnya Diaspal, Jalan Padang Keling Buleleng Akhiri Penantian 35 Tahun

Buleleng, warnaberita.com – Setelah lebih dari tiga dekade hanya dilalui sebagai jalan tanah, akhirnya Jalan Padang Keling di Lingkungan Banyuning, Buleleng, kini berwajah baru.

Aspal hitam mulus membentang sepanjang 850 meter, menggantikan tanah becek dan debu yang selama 35 tahun menjadi pemandangan harian warga.

Pengerjaan proyek yang menghabiskan dana sebesar Rp 1,418 miliar itu tidak hanya fokus pada pelapisan aspal. Pemerintah Kabupaten Buleleng, melalui Dinas PUTR, juga membangun drainase dan saluran air untuk memastikan umur jalan lebih panjang dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Proyek ini rampung dalam waktu 120 hari kalender oleh pelaksana CV. Dharma Jati Karya.

Baca Juga  Putu Bunga Adelia Wakili Indonesia di Thailand

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, turun langsung meninjau kondisi akhir jalan tersebut pada Senin (14/7). Ia berjalan menyusuri aspal baru sambil berdialog dengan warga dan aparat kelurahan.

“Dari tahun 1990, jalan ini tak pernah tersentuh pembenahan. Dasarnya ya tanah, becek jika hujan, berdebu jika kemarau,” kata Ketut Tirta, salah seorang warga yang menyambut Wabup di lokasi proyek.

Transformasi Jalan Padang Keling menjadi peristiwa penting bagi warga sekitar. Jalan ini merupakan akses utama bagi aktivitas harian, baik untuk ke sekolah, pasar, hingga ke tempat ibadah. Kondisi sebelumnya membuat aktivitas warga tidak nyaman, apalagi saat musim hujan.

Baca Juga  Brida Buleleng Dorong Percepatan Pendataan Kekayaan Intelektual Daerah

“Apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kami sampaikan. Ini yang dulunya tanah, sekarang sudah ditingkatkan dan diaspal. Ini perubahan yang sangat berarti bagi kami,” katanya.

Wabup Supriatna menegaskan, peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat atas fasilitas publik yang layak. Namun, ia menambahkan, keberhasilan ini harus dijaga secara bersama.

“Pemerintah sudah berusaha memenuhi kewajiban. Kini, mari kita jaga bersama hasilnya,” ucap Supriatna. Ia juga meminta agar warga aktif menjaga kebersihan saluran air di sekitar sawah. “Jika ada yang mampet, segera dibersihkan. Air yang tergenang atau meluap bisa merusak jalan lebih cepat,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Perkuat Sinergi Pajak Pusat dan Daerah Lewat Ini

Kehadiran aspal baru di Padang Keling bukan hanya memberi kenyamanan fisik, tetapi juga menjadi simbol bahwa janji pemerintah bisa ditepati. Harapan warga yang sempat mengendap selama 35 tahun, akhirnya menyatu dalam suara langkah yang kini mantap di atas jalan yang layak.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru