Thursday, May 7, 2026
HomeBALIBulelengPemkab Buleleng Berikan Diskon Pajak Hingga 90 Persen untuk Petani

Pemkab Buleleng Berikan Diskon Pajak Hingga 90 Persen untuk Petani

Buleleng, warnaberita.com – Kabar gembira datang untuk masyarakat Buleleng. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) resmi meluncurkan berbagai promo pajak.

Langkah ini bertujuan meringankan beban warga dalam melunasi kewajiban sekaligus memberi kemudahan akses pembayaran.

Sekretaris BPKPD Buleleng, Ida Bagus Perang Wibawa, menegaskan bahwa pajak merupakan kewajiban seluruh warga negara, namun hasilnya kembali lagi untuk kepentingan masyarakat.

“Pajak itu bukan untuk pemerintah, tapi untuk masyarakat sendiri. Dengan pajak, jalan bisa diperbaiki, sekolah bisa dibangun, dan layanan publik bisa berjalan. Karena itu, kami tidak hanya menekankan kepatuhan, tapi juga menghadirkan kebijakan yang pro rakyat,” ujarnya saat Bincang Komunikasi di Buleleng Command Center, Selasa (2/9/25).

Baca Juga  Pemkab Buleleng Lakukan Reviu Arsitektur dan Peta Rencana SPBE 2024–2028

Program pertama yang dirilis adalah Promo Merdeka (Pemutihan Pajak). Melalui kebijakan ini, masyarakat hanya perlu melunasi pajak pokok periode 2021–2025, sementara tunggakan dan denda akan diputihkan. Program yang diluncurkan bertepatan dengan peringatan 17 Agustus 2025 ini berlaku hingga 30 September 2025.

“Dengan program ini, masyarakat yang punya tunggakan tidak perlu takut. Cukup bayar pokoknya saja, sisanya kami hapuskan. Jadi lebih ringan dan lebih cepat selesai,” jelas Ida Bagus.

Selain itu, Pemkab Buleleng juga memberikan diskon hingga 90% untuk pajak lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Kebijakan ini dirancang untuk menjaga kelestarian sawah dari ancaman alih fungsi lahan.

“Kalau petani bisa mempertahankan sawahnya, otomatis ketahanan pangan tetap terjaga. Diskon ini bentuk penghargaan nyata kepada petani,” tambahnya.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Perkuat Sinergi Pajak Pusat dan Daerah Lewat Ini

Tak hanya itu, cara bayar pajak kini jauh lebih mudah. Warga bisa melakukan pembayaran melalui bank, kantor pos, minimarket seperti Indomaret, hingga aplikasi digital seperti Gopay dan BCA Mobile. Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB juga dilengkapi dengan QR code sehingga pembayaran bisa dilakukan langsung dari ponsel.

“Dulu mungkin orang malas antre di bank. Sekarang cukup scan QR code di rumah, bayar via HP, selesai dalam hitungan menit,” ujarnya.

BPKPD pun aktif melakukan jemput bola. Petugas di sembilan kecamatan turun langsung ke desa, bahkan mendatangi kelompok subak setiap akhir pekan untuk memastikan warga tidak kesulitan membayar pajak.

Baca Juga  Sekda Buleleng Ingatkan ASN Hati-Hati Gunakan Media Sosial

“Kalau warga tidak bisa ke kota, ya kami yang datang. Intinya, semua harus terbantu,” tegasnya.

Menariknya lagi, Pemkab Buleleng menghadirkan program kreatif untuk memotivasi warga, seperti Sweet Sunday di Taman Kota dengan hadiah gula pasir bagi warga yang membayar pajak digital, serta Kamis Manis yang mendorong pembayaran non-tunai.

“Kalau bayar pajak bisa sambil jalan-jalan di taman dan dapat hadiah, tentu rasanya lebih menyenangkan,” katanya.

Ida Bagus pun menutup dengan ajakan kepada seluruh masyarakat. “Ayo semeton Buleleng, jangan sia-siakan kesempatan ini. Bayar pajak sekarang lebih ringan, lebih mudah, dan lebih bermanfaat. Hasilnya nanti kembali untuk pembangunan daerah kita. Mari bersama bayar pajaknya dan awasi penggunaannya,” pungkasnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru