Monday, June 22, 2026
spot_img
HomeBALIBadungBupati Badung Beri Tenggat 20 Februari, Masalah Air Bersih Badung Selatan Mulai...

Bupati Badung Beri Tenggat 20 Februari, Masalah Air Bersih Badung Selatan Mulai Terurai

Badung, warnaberita.com – Masalah penyaluran air bersih di wilayah Badung Selatan mulai menunjukkan titik terang. Pemerintah Kabupaten Badung memberi tenggat waktu hingga 20 Februari 2026 kepada Perumda Tirta Mangutama untuk menuntaskan persoalan distribusi air yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Ketegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat ditemui di Kantor Bupati Badung, Puspem Badung, Kamis (8/1/26). Ia menegaskan bahwa Pemkab Badung tidak ingin permasalahan air bersih berlarut-larut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami sudah memberikan waktu sampai tanggal 20 Februari 2026 kepada Perumda Tirta Mangutama untuk segera menyelesaikan masalah penyaluran air bersih di Wilayah Badung selatan, jika tidak tercapai, kami akan mengevaluasi jajaran Direksi dari Perumda,” ujarnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Badung Selaraskan Program PKK hingga Sentuh Warga Disabilitas

Bupati Adi Arnawa menegaskan, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia pun memerintahkan jajaran direksi Perumda Tirta Mangutama untuk bekerja lebih keras dan melakukan langkah-langkah konkret agar pelayanan air bersih di Kabupaten Badung dapat berjalan optimal.

“Pemkab Badung berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah ini dan memerintahkan jajaran Direksi untuk bekerja lebih keras lagi dalam memenuhi kebutuhan air ini di wilayah Kabupaten Badung. Karena air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kita,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Perumda Tirta Mangutama Kabupaten Badung telah melakukan sejumlah upaya teknis di lapangan. Direktur Utama Perumda Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa, menyebutkan salah satu langkah yang dilakukan yakni pemasangan pompa di Sistem IV IPA Estuary.

Baca Juga  Runway Bandara Ngurah Rai Di-overlay

Langkah ini terbukti mampu meningkatkan kapasitas distribusi air dari sebelumnya 420 liter per detik menjadi 490 liter per detik. Peningkatan tersebut berdampak langsung pada ketersediaan air di wilayah Badung Selatan.

“Uji coba pola pengaliran ini, berhasil meningkatkan level air di Wellsite Reservoir (wadah penampung) dari 0,5 meter menjadi 2 meter sehingga air kini mengalir lebih banyak, untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan kami a di wilayah Badung selatan. Uji coba tersebut akan terus dilakukan hingga Sistem V IPA Estuary beroperasi normal demi menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan,” katanya.

Dengan berbagai langkah percepatan ini, Pemkab Badung berharap masalah air bersih di Badung Selatan dapat segera teratasi dan pelayanan kepada masyarakat kembali normal.(*)

Baca Juga  Bupati Badung Kukuhkan Rasniathi Adi Arnawa sebagai Bunda PAUD

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru