Monday, April 27, 2026
HomeBERITA TERKININasional2.500 Desa Ditargetkan Terhubung Layanan Internet pada 2026

2.500 Desa Ditargetkan Terhubung Layanan Internet pada 2026

Jakarta, Warnaberita.com – Kementerian Komunikasi dan Digital mempercepat penyediaan akses internet di daerah yang masih blankspot.

Pemerintah menargetkan seluruh 2.500 desa yang belum terhubung dapat menikmati layanan internet pada tahun 2026, sebagai bagian dari percepatan pembangunan Indonesia Digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa konektivitas yang merata menjadi fondasi agar warga desa memperoleh akses pendidikan, layanan publik, dan peluang ekonomi yang setara.

“Kita sadari masih ada ketimpangan akses di berbagai daerah, untuk itu pembangunan di daerah-daerah tersebut akan menjadi prioritas di 2026,” ujar Menteri Meutya dikutip dari laman Komdigi, Jumat (12/12).

Baca Juga  AI Talent Factory Jadi Upaya Kumpulkan Talenta Digital

Meutya mengatakan upaya ini merupakan langkah untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif setelah sebelumnya Kemkomdigi melakukan pembangunan infrastruktur secara masif pada 2023-2024.

Meutya menekankan infrastruktur yang sudah terbangun perlu memberi dampak ekonomi yang lebih besar.

“Pemanfaatannya belum kita maksimalkan sesuai dengan kapasitas yang sebetulnya bisa kita dapatkan dari pembangunan infrastruktur. Teknologi berkembang, tapi dampak ekonominya, sebetulnya sudah terasa, tapi bisa kita tingkatkan dengan lebih tinggi lagi,” tandasnya.

Meutya juga menambahkan ruang digital harus memberi peluang bagi masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah untuk berkembang bersama.

“Transformasi digital harus melahirkan nilai tambah nyata bagi ekonomi dan membuka peluang bagi semua,” tuturnya.

Baca Juga  Berantas Judol, 'Saman' Dioperasikan Penuh pada Oktober 2025

Kementerian Komunikasi dan Digital menyusun arah pembangunan Indonesia Digital dengan tema Terhubung, Tumbuh, Terjaga.

Tema ini menggambarkan harapan agar konektivitas yang merata dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi digital dan menciptakan ruang digital yang aman. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru