Badung, warnaberita.com – Upaya menekan angka stunting terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Badung. Melalui Dinas Perikanan, program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kembali hadir menyasar kelompok rentan dengan membagikan ratusan paket olahan ikan bergizi di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).
Program ini menargetkan ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga masyarakat berisiko stunting dengan menyediakan sumber protein hewani berkualitas seperti lele, nila, dan abon tuna. Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi keluarga sekaligus mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, turun langsung menyerahkan paket olahan ikan di Kantor Lurah Kuta. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana, Camat Kuta I Made Agus Suantara, Sekretaris Camat Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Lurah Kuta Gusti Ayu Putu Erawati, serta jajaran pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Rasniathi menegaskan bahwa Gemarikan bukan sekadar program pembagian bantuan pangan, tetapi juga upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sejak dini.
“Kami perlu memberikan pemahaman secara dini kepada anak-anak dan ibu hamil tentang pentingnya makan ikan sebagai sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, terutama pertumbuhan sel-sel otak,” ujar Rasniathi Adi Arnawa seraya menambahkan bahwa budaya gemar mengkonsumsi ikan perlu terus ditumbuhkan, terlebih lagi Kuta yang memiliki akses lebih mudah terhadap ikan segar.
Ia menekankan bahwa kebiasaan makan ikan harus menjadi gaya hidup masyarakat agar mampu melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Badung I Nyoman Suardana mengungkapkan bahwa kegiatan di Kelurahan Kuta merupakan penyaluran kelima sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Desa Mengwi, Desa Getasan, Desa Bongkasa, dan Kelurahan Kerobokan Kaja.
Ia menjelaskan, program Gemarikan tahun ini ditargetkan menjangkau 10 desa dan kelurahan. Setelah Kuta, kegiatan akan berlanjut ke Kelurahan Benoa, Desa Sobangan, Desa Tumbak Bayuh, Desa Ayunan, hingga Desa Sibang Kaja sebagai lokasi penutup.
Dalam kegiatan di Kuta, sebanyak 200 paket olahan ikan disalurkan kepada balita, ibu hamil, serta anak-anak berisiko stunting. Selain itu, program penanganan stunting juga berjalan berkelanjutan dengan distribusi 4.200 paket olahan ikan setiap tahun.
Khusus di Kelurahan Kuta, sebanyak 15 paket disalurkan setiap bulan kepada masyarakat yang menjadi sasaran penanganan stunting. Program ini diharapkan mampu menurunkan angka stunting secara signifikan sekaligus memperkuat kualitas kesehatan masyarakat Badung secara menyeluruh.(*)
