Badung, warnaberita.com – Komitmen menjaga kualitas pariwisata Bali kembali ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) Bali bersama mantan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Puspem Badung, Rabu (29/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat investasi, mendorong pariwisata berkelanjutan, hingga menangkal hoaks yang beredar di media sosial.
Bupati Adi Arnawa langsung menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung yang fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Ia menyebut, pembangunan pariwisata ke depan tidak hanya mengejar angka kunjungan, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan.
“Saya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Mr. Hurley beserta jajaran dan terimakasih karena warga Australia menjadikan Bali sebagai tempat dikunjungi. Masyarakat Bali hidup sejahtera berkat pariwisata yang berakar pada budaya. Ekosistem dan kelestarian budaya ini wajib kita jaga. Kita tidak ingin pembangunan merusak lingkungan, sehingga infrastruktur ke depan dirancang berwawasan lingkungan demi mewujudkan pariwisata yang berkualitas,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan kemacetan yang kerap menjadi sorotan, Pemkab Badung kini mempercepat pembangunan sistem transportasi terintegrasi yang ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat daya saing Bali sebagai destinasi global.
Tak hanya soal infrastruktur, Bupati Adi Arnawa juga menyoroti maraknya disinformasi terkait pariwisata Bali di media sosial. Ia mengajak Pemerintah Australia untuk bersinergi meluruskan informasi yang keliru demi menjaga citra Pulau Dewata.
“Kami tidak diam membiarkan kemacetan. Pemerintah bergerak mengambil keputusan strategis membangun konektivitas dan transportasi publik. Saya mohon juga untuk dibantu menyampaikan kepada warga Australia terkait isu-isu miring/hoaks soal Bali yang berkembang di media sosial, kami berharap sinergi bersama untuk menyampaikan fakta sebenarnya bahwa Bali tetap sangat nyaman untuk dikunjungi,” ungkap Bupati Adi Arnawa.
Menanggapi hal tersebut, David Hurley menegaskan bahwa Bali tetap menjadi destinasi favorit wisatawan Australia. Ia menyebut, melalui sistem Smarttraveller, Pemerintah Australia aktif memberikan edukasi kepada warganya agar menghormati budaya dan aturan lokal selama berada di Bali.
“Australia sangat mencintai Bali. melalui Smartraveller, kami terus mengimbau warga Australia untuk selalu menghormati budaya Bali, mematuhi tata tertib, dan menjaga norma lokal. Kami ingin wisatawan Australia menjadi tamu yang santun dan menghargai tuan rumah,” ujar Hurley.
Pihak Australia juga mengapresiasi langkah konkret Pemkab Badung dalam membenahi infrastruktur pariwisata. Mereka menyatakan siap mendukung penyebaran informasi perjalanan yang akurat dan berbasis fakta guna mencegah kesalahpahaman global terhadap kondisi Bali.
“Kami selalu memperbarui informasi perjalanan secara akurat dan berbasis fakta. Kami siap mendukung dan menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan agar tidak ada disinformasi mengenai pariwisata Bali,” pungkasnya.
Audiensi ini turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Badung, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata AA. Putri Mas Agung, Kadisdikpora I Gusti Made Dwipayana, Kadis LHK Made Rai Warastuthi, serta Kabag Kerjasama Setda Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari.(*)
