Saturday, September 12, 2026
HomeBALIBadungGerindra Setujui APBD Perubahan Badung 2026, Soroti Infrastruktur hingga Ancaman Erupsi Anak...

Gerindra Setujui APBD Perubahan Badung 2026, Soroti Infrastruktur hingga Ancaman Erupsi Anak Gunung Krakatau

Badung, warnaberita.com – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Persetujuan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, dalam Pandangan Umum Fraksi pada Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Rapat paripurna dipimpin Pimpinan DPRD Badung dan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran Forkopimda, Sekda Badung, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal serta insan pers.

Dalam pandangan umumnya, Gerindra menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menjalankan pembangunan daerah. Fraksi tersebut mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Odin v pole ne voin (tiada kemajuan jika hanya berjuang sendirian).

“Semangat tersebut kemudian dipadukan dengan pesan Jenderal Sudirman bahwa tiada kemenangan tanpa kekuatan dan tiada kekuatan tanpa persatuan,” ungkapnya.

Baca Juga  Wabup Badung Tekankan Pelestarian Budaya dan Kreativitas Pemuda

Gerindra menilai Badung bukan sekadar wilayah administratif, tetapi memiliki kehidupan sosial, adat, budaya, spiritualitas dan roda ekonomi yang harus mendapat perlindungan melalui kebijakan APBD demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam struktur APBD Perubahan 2026, pendapatan daerah dirancang meningkat 1,65 persen, dari Rp10,334 triliun lebih menjadi Rp10,504 triliun lebih. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga naik 1,91 persen menjadi Rp9,731 triliun lebih,” jelasnya.

Sementara itu, belanja daerah meningkat cukup signifikan sebesar 13,56 persen, dari Rp11,527 triliun lebih menjadi Rp13,089 triliun lebih. Belanja tersebut terdiri atas belanja operasi Rp6,272 triliun, belanja modal Rp4,826 triliun, belanja tidak terduga Rp129,095 miliar dan belanja transfer Rp1,861 triliun.

Untuk pembiayaan, penerimaan SILPA dirancang Rp1,192 triliun lebih dan pinjaman daerah Rp1,971 triliun lebih. Pinjaman tersebut dialokasikan untuk pengadaan tanah serta pembangunan jalan di wilayah Kuta Selatan dan Kuta Utara.

Gerindra juga mengapresiasi alokasi belanja infrastruktur yang mencapai 59,23 persen dari total belanja daerah. Fraksi menilai angka tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Badung dan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun pariwisata berkualitas.

Baca Juga  Bandara Ngurah Rai Sapa Penumpang dengan Layanan Khas di Pergantian Tahun

Namun, Gerindra meminta Pemkab Badung tidak lengah menghadapi dampak aktivitas Anak Gunung Krakatau yang telah memicu pembatalan atau pergeseran 108 penerbangan domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kondisi tersebut berpotensi berdampak terhadap sekitar 13.000 wisatawan.

“Kami meminta pemerintah segera menyiapkan langkah mitigasi serta membentuk Crisis Center untuk mengantisipasi dampak terhadap sektor pariwisata dan perekonomian Badung,” katanya.

Selain itu, Fraksi Gerindra menyampaikan tujuh catatan strategis. Pertama, meminta percepatan penanganan tanjakan ekstrem Goa Gong di Kuta Selatan yang dinilai rawan kecelakaan.

Kedua, Gerindra mendorong penataan total kawasan Samigita (Seminyak, Legian dan Kuta), termasuk hotmix jalan, beautifikasi trotoar, penataan kabel utilitas bawah tanah dan penguatan keamanan sesuai dokumen Strategic Management Plan for Kuta (SMPK) 2016.

Ketiga, Gerindra meminta penanganan banjir dan pengerukan sedimentasi Tukad Mati dipercepat. Pengerukan sepanjang lima kilometer yang baru mencapai sekitar 800 meter dinilai perlu dikebut sebelum musim hujan.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Tegaskan Tak Bekerja di Balik Meja

Keempat, Gerindra mendorong penguatan keamanan melalui patroli gabungan lintas sektoral dan mengaktifkan kembali Tourism Police serta Honorary Police.

Kelima, Dinas Perhubungan diminta segera memperbaiki dan memasang kembali Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dicabut setelah perbaikan jalan di sejumlah titik.

Keenam, Gerindra mendorong koordinasi dengan Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar untuk merealisasikan Jalan Tembus Mahendradatta–Sunset Road.

Ketujuh, Gerindra mendukung solusi kemacetan terpadu melalui Ring Road, Trem Listrik rute Bandara–Canggu, Tunnel 24 kilometer Gatsu–Canggu, serta penerapan Electronic Road Pricing (ERP).

Di akhir pandangannya, Gerindra turut mengucapkan selamat atas keberhasilan Bupati Badung meraih Juara 1 Nasional Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dalam Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Kemendagri dengan insentif Rp3 miliar.

“Kami mengapresiasi inovasi Kontak Bupati yang menjadi bagian penting dalam memperkuat respons pemerintah terhadap berbagai persoalan masyarakat,” ucapnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular