Sunday, June 7, 2026
spot_img
HomeBERITA TERKINISitus Gambar Cadas Teluk Kabui Jejak Peradaban Kuno Nusantara

Situs Gambar Cadas Teluk Kabui Jejak Peradaban Kuno Nusantara

Raja Ampat, Warnaberita.com – Situs gambar cadas (rock art) di Teluk Kabui, Pulau Waigeo, Raja Ampat, menjadi jejak peradaban kuno di Nusantara.

Situs ini berusia puluhan ribu tahun, merupakan warisan geologi–arkeologi, dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya dalam kawasan Geosite Geopark Raja Ampat.

Menurut Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang melakukan kunjungan ke situs itu, masih diperlukan penelitian mendalam terkait usia dan tafsir makna dari simbol yang tergambar.

Dalam kunjungan tersebut, dikutip dari laman Kemenbud, Senin (1/9), Menteri Kebudayaan menelusuri lima titik sebaran gambar cadas dari utara hingga selatan Teluk Kabui.

Baca Juga  Kemenpar Rampungkan Famtrip Wisata Budaya NTB

Masing-masing titik menampilkan karakter unik, dengan titik paling utara menghadirkan gambar paling kompleks, beragam motif, serta variasi warna—mulai dari pigmen putih hingga merah.

“Situs ini memiliki gambar rock art dengan pigmen putih, memperlihatkan representasi manusia, perahu, gunung, hingga simbol-simbol yang mungkin memiliki makna tertentu. Ada juga bentuk telapak tangan, meski beberapa sudah memudar. Pigmen merahnya sangat mencolok, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk menentukan usia dan konteksnya,” ujar Menbud.

Hingga kini, masih diperlukan penelitian komprehensif untuk menentukan secara pasti umur maupun tafsir makna dari simbol-simbol tersebut.

Kondisi ini menegaskan pentingnya riset lanjutan untuk memahami lebih dalam seni cadas prasejarah di Teluk Kabui, serta kaitannya dengan dinamika budaya masa lalu di kawasan Pasifik.

Baca Juga  Masih Ada Ribuan Desa dan Dusun Belum Tersentuh Elektrifikasi

Selain nilai arkeologis, keberadaan situs gambar cadas Teluk Kabui memperkuat posisi Raja Ampat sebagai geopark dunia dan menambah kekayaan khazanah budaya Indonesia.

Jejak peradaban kuno ini mencerminkan hubungan erat manusia purba dengan alam, sekaligus menjadi warisan penting yang harus dijaga bersama. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru