HomeBALIBadungAmplifire Jadi Panggung Bebas Bicara Nak Badung

Aspirasi Mengalir Tanpa Demo

Amplifire Jadi Panggung Bebas Bicara Nak Badung

Badung, warnaberita.com – Menyampaikan aspirasi tidak selalu harus dilakukan melalui aksi turun ke jalan atau dengan nada saling menghujat di Media Sosial (Medsos). Ruang dialog yang santai dan setara justru dinilai lebih efektif untuk menyuarakan unek-unek masyarakat.

Semangat inilah yang dihadirkan Komunitas Kreatif Badung melalui kegiatan bertajuk “Amplifire Present: Main tapi Ngga Main-main” yang digelar di Soto Sapi 88, Dalung Permai, Kuta Utara pada Selasa (30/12/25).

Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi pegiat seni, komunitas, jurnalis, hingga masyarakat umum untuk berkumpul, berbincang, dan menyampaikan aspirasi maupun inspirasi yang diharapkan dapat sampai ke telinga pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Badung. Suasana santai tercipta melalui konsep makan bersama, alunan musik, serta sesi bebas bicara yang memberi kesempatan siapa pun untuk menyampaikan pandangan.

Baca Juga  Sekda Tekankan Semangat "Ngayah" ASN

Acara tersebut dihadiri oleh awak media, komunitas otomotif, pegiat seni, dan berbagai elemen kreatif lainnya. Tanpa sekat formal, peserta saling bertukar gagasan terkait persoalan sosial, ekonomi kreatif, hingga harapan terhadap pembangunan di Badung. Model diskusi seperti ini dinilai mampu meredam ketegangan sekaligus membuka ruang dialog yang lebih jujur dan solutif.

Inisiator kegiatan, Edi Putrana, menegaskan bahwa Amplifire dirancang sebagai wadah aman dan inklusif bagi masyarakat. Melalui ruang ini, masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah, kritik, maupun saran kepada pemerintah tanpa tekanan. Ia berharap Amplifire mampu menjadi jembatan komunikasi untuk mengurai berbagai sumbatan masalah yang selama ini dirasakan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kwarcab Badung Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dan Lanjutan

Ke depan, kegiatan Amplifire direncanakan berlangsung secara keliling dengan memanfaatkan lokasi-lokasi UMKM sebagai pusat kegiatan. Konsep ini tidak hanya menjadikan Amplifire sebagai panggung bebas bicara, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung kemajuan UMKM lokal sekaligus mempromosikan kuliner dan usaha masyarakat Badung.

Pada kesempatan tersebut, para peserta juga menyampaikan dukungan serta apresiasi terhadap program Pemerintah Kabupaten Badung yang memberikan stimulus kepada pelaku UMKM. Program tersebut dinilai sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi lokal yang turut digaungkan melalui kegiatan Amplifire.

Dengan konsep santai namun bermakna, Amplifire hadir sebagai alternatif ruang demokrasi yang membumi. Aspirasi tetap tersampaikan, kebersamaan terjaga, dan roda ekonomi UMKM pun ikut bergerak.(*)

Baca Juga  Pelti Badung Gelar Turnamen Tenis Junior Bupati Badung Cup

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru