Thursday, September 3, 2026
HomeBALIBadungPresensi Wajah ASN Badung Terus Dimatangkan, Versi iOS Masih Tunggu Verifikasi Apple

Presensi Wajah ASN Badung Terus Dimatangkan, Versi iOS Masih Tunggu Verifikasi Apple

Badung, warnaberita.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Badung menerapkan presensi ASN berbasis pengenalan wajah mulai Januari 2027 masih dalam tahap pematangan. Salah satu pekerjaan yang kini dikebut adalah penyelesaian aplikasi ASN Digital untuk perangkat iPhone yang hingga kini masih menunggu proses verifikasi dari Apple.

Sistem presensi berbasis pengenalan wajah tersebut saat ini sudah dapat digunakan pada perangkat Android. Sementara ASN yang menggunakan iPhone masih mengandalkan aplikasi presensi lama, yakni SIKAP Badung, selama masa transisi menuju penerapan sistem baru.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, Ketut Gede Arta, mengakui fitur presensi dengan verifikasi wajah belum tersedia bagi pengguna iPhone. Namun, ia memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas presensi ASN karena sistem lama masih dapat digunakan.

“Kalau yang Mobile ini yang menggunakan gerak-gerak wajah itu, Android sudah. Di iOS sedang berproses,” ujar Gede Arta saat dikonfirmasi, Selasa (2/9/2026).

Baca Juga  Badung Adi Arnawa : Perkuat Keseimbangan Pariwisata dan Adat

Rencana penggunaan presensi wajah ini berkaitan dengan agenda migrasi sistem presensi ASN Pemkab Badung. Berdasarkan rencana Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, sistem berbasis pengenalan wajah ditargetkan menjadi sistem utama mulai 1 Januari 2027.

“Yang nantinya bermigrasi sepenuhnya itu tanggal 1 Januari, rencananya akan menggunakan wajah,” tegasnya.

Gede Arta menjelaskan, pengembangan aplikasi untuk perangkat iOS pada dasarnya telah selesai. Saat ini, aplikasi tersebut memasuki tahap verifikasi sebelum dapat digunakan secara luas melalui App Store.

Sembari menunggu proses tersebut, ASN pengguna iPhone tetap dapat melakukan presensi menggunakan SIKAP Badung. Aplikasi tersebut tersedia pada perangkat Android maupun iOS.

Baca Juga  Bahas APBD Perubahan 2026, DPRD Badung Ingatkan Prinsip Kehati-hatian

“Presensi yang digunakan sekarang ada dua, yaitu SIKAP Badung dan Badung Mobile,” kata Gede Arta.

SIKAP Badung merupakan sistem presensi yang lebih dahulu digunakan ASN Pemkab Badung. Sistem ini telah memanfaatkan telepon seluler dan teknologi penentuan titik koordinat untuk mencatat lokasi kehadiran pegawai.

Menurut Gede Arta, penggunaan koordinat bukan teknologi baru dalam sistem presensi ASN Badung. Fitur tersebut sudah berjalan pada SIKAP Badung dan tersedia di kedua platform.

“SIKAP Badung ini sudah biasa digunakan, koordinatnya sudah ada. Di Android ada, di iOS juga sudah ada,” jelasnya.

Sementara sistem presensi wajah hadir sebagai pengembangan dari teknologi tersebut. Selain memastikan lokasi ASN melalui koordinat, aplikasi baru menambahkan mekanisme verifikasi wajah dan gerakan untuk memastikan pegawai yang melakukan presensi benar-benar berada di lokasi.

Baca Juga  Antisipasi Masa Transisi PSEL, Pemkab Badung Dorong Pengolahan Sampah RDF Berbasis Sumber

“Nah sekarang kalau menggunakan wajah kan harus dinaikkan atau di-upgrade. Koordinatnya sudah ada, sama seperti yang di SIKAP. Saat ini masih mengandalkan sistem ganda selama masa peralihan, yakni SIKAP Badung sebagai sistem lama dan aplikasi mobile sebagai sarana uji coba presensi berbasis wajah,” bebernya.

Dari sisi BKPSDM Badung, sebelumnya juga disampaikan bahwa aplikasi presensi wajah untuk perangkat iOS belum dapat digunakan. Pengembangan versi iOS masih berjalan dan persoalan teknis dikoordinasikan bersama Diskominfo Badung.

Dengan target migrasi penuh pada Januari 2027, Diskominfo Badung optimistis seluruh tahapan pengembangan dan integrasi, termasuk proses verifikasi aplikasi iOS, dapat diselesaikan sebelum sistem presensi wajah diberlakukan secara menyeluruh.

“Memang sejauh ini belum. Semuanya masih ditangani di Kominfo,” tambahnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular