HomeEKONOMILPEI Diminta Dukung Pembiayaan yang Market Oriented dan Bankable

LPEI Diminta Dukung Pembiayaan yang Market Oriented dan Bankable

Jakarta, Warnaberita.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) membiayai sektor yang market oriented, komersial, dan bankable sehingga bisa mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi. Hal ini disampaikan Menkeu Purbaya saat menghadiri acara pelantikan Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI, Sukatmo Padmosukarso dan Anggota Dewan Direktur LPEI, Doddy Rahadi, Rabu (7/1) di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu menegaskan bahwa pelantikan pimpinan baru LPEI harus menjadi momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap lembaga pembiayaan ekspor tersebut.

Menurutnya, reposisi mandat LPEI sebagai katalis transformasi ekspor nasional menjadi penting. Dukungan pembiayaan yang diberikan LPEI harus bersifat strategis, berdampak, dan mampu mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga  KLH Siapkan Aturan Water Farming, Pengguna Air Tanah Wajib Kembalikan Air ke Bumi

“Pelantikan pejabat baru di lingkungan LPEI ini harus digunakan sebagai momentum untuk membenahi LPEI dari hulu sampai ke hilir, momentum untuk mengembalikan LPEI ke fungsi dasarnya sebagai alat negara untuk menggerakkan ekonomi,” kata Menkeu.

Menkeu mengibaratkan momentum tersebut sebagai engine restart bagi LPEI. Bukan sekadar pergantian pimpinan, melainkan evaluasi menyeluruh terhadap sistem, tata kelola, dan manajemen risiko.

“Ini bukan sekadar ganti sopir, tapi cek ulang mesinnya, olinya, dan remnya. Amanah ini tidak ringan, tapi arahnya jelas dan harus dijalankan secara konsisten,” ujar Menkeu.

Lebih lanjut, Menkeu menekankan terkait arah pembiayaan LPEI agar difokuskan pada peningkatan nilai tambah di dalam negeri dan perluasan basis eksportir pada sektor-sektor prioritas, khususnya di manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau. Ia juga menyoroti keberanian kebijakan serta efektivitas dukungan institusional terhadap produk halal mulai dari makanan hingga kosmetik.

Baca Juga  Indonesia Berpotensi Jadi "Role Model" Negara Muslim

“Ke depan saya harap LPEI dapat fokus ke pembiayaan ekspor yang komersial, market oriented, dan bankable,” kata Menkeu.

Selain itu, Menkeu juga menekankan pentingnya kepercayaan, tata kelola, dan pengelolaan risiko yang disiplin sebagai landasan pengambilan keputusan pembiayaan yang prudent dan berkelanjutan.

“Saya harapkan adalah disiplin. Disiplin risiko, disiplin tata kelola, disiplin data. Jadi keputusan harus punya risk calculation yang kuat dengan database yang kuat, dengan tim research yang bagus,” jelas Menkeu. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru