Denpasar, warnaberita.com - Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya mengendalikan populasi nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.
Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, pemerintah kota melaksanakan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di area publik. Kegiatan ini dimulai pada Rabu (2/4) dan akan berlangsung hingga 30 April 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati, menjelaskan bahwa Fogging ULV ini dilakukan menggunakan mesin pengkabutan dingin (Cold Fog Truck Mounted). Teknologi ini mampu menghasilkan droplet atau kabut yang dapat menjangkau area luas dan efektif membasmi nyamuk dewasa di lingkungan terbuka seperti jalan, taman, dan lapangan.
Baca Juga: Ratusan Desa di Tabanan Siapkan Fasilitas Bale Sabha Adhyaksa
"Fogging ULV ini bertujuan untuk mengendalikan populasi nyamuk dewasa di area publik guna mencegah penyebaran penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Chikungunya, Zika, dan penyakit lainnya yang ditularkan oleh nyamuk," ungkap Ayu Candrawati.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian nyamuk tidak hanya bergantung pada fogging, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M+ (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang serta langkah tambahan lainnya). Dengan penerapan PSN 3M+ yang rutin, masyarakat dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk di lingkungan rumah masing-masing.
"Fogging ULV ini akan lebih efektif jika didukung dengan upaya PSN 3M+ secara berkala. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk membiasakan PSN mandiri minimal satu kali dalam seminggu guna mencegah nyamuk berkembang biak," tambahnya.
Baca Juga: Gunakan Boeing Dreamliner, Saudia Airlines Buka Rute Jeddah-Denpasar dari Bandara Ngurah Rai
Diharapkan dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan Fogging ULV dan PSN 3M+, angka kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk di Kota Denpasar dapat ditekan secara signifikan. Dengan demikian, masyarakat dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari ancaman penyakit berbahaya akibat nyamuk.
Pemerintah Kota Denpasar mengajak seluruh warga untuk turut serta dalam upaya pemberantasan nyamuk ini demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk semua. (*)